Tulisan Konyol Medsos Menginspirasi untuk berkarya



MENAKAR PERILAKU LEWAT CHAT/ING - MEDSOS

Chat Online


Hidup seperti sebuah buku atau tulisan yang bisa dibaca oleh siapa saja, terbuka, dimana setiap orang bisa melihat bisa membaca, menilai, mengkritik dan mengetahui isi anda. Orang bebas berkomentar tentang isi anda dan anda tidak bisa menghentikannya. Sebagian dari pembaca ada yang menjadi pengkritik, ada yang hanya cuma ingin tahu isinya, dan ada pula yang peduli lalu memberikan komentar untuk menasehati dan memberi masukan supaya anda melakukan intropeksi dan perbaikan, dan ada yang pura-pura tidak tahu/ masa bodoh lalu berlalu seperti air mengalir.

Selain perilaku di medsos yang bisa dibaca oleh orang lain, hal lain yang menyangkut perilaku adalah gestur. Gestur anda dapat memberi informasi apa yang ada didalam diri anda karena ada nilai dan volume yang menyangkut perilaku diri anda. Nilai dan volume itu yang bersumber dari anda itu akan  menakar kepribadian.


Ketika hidup ditempatkan seperti sebuah spanduk :

Sering kali perhatian kita hanya tertuju kepada yang tampak dari luar tetapi melupakan apa yang ada didalam yang sesungguhnya merupakan gambaran dari hidup kita karena apa yang menjadi perilaku jasmani merupkan atas perintah bathiniah kita.Sadar tidak sadar hidup itu ditempatkan seperti sebuah spanduk :

1. Ia ditulis dengan hurup besar /Kapital sehingga bisa dengan mudah dibaca oleh sebagian orang
2. Ukuran tulisan yang besar sehingga dari jauh bisa dikenal
3. Berada dalam ketinggian/posisi tertinggi dari semua mahluk
4. Ditopang dengan kekuatan lain sehingga tidak mungkin berdiri sendiri
5. Ada masa berlaku. jasmani memiliki masa berlaku yang akan usang pada waktunya.

Karena hidup ini adalah terbuka untuk siapa saja maka perlu diperhatikan batasan-batasan yang jelas dan benar tentang berperilaku. Jangan asal nyeplak yang "penting aku puas" meskipun sebenarnya perilku buas. anda bukan single lakon atau hanya sekelompok orang saja hidup sehingga anda mengabaikan batasan dimasyarakat demi kepentingan ego tanpa memperhitungkan dampak dari perilaku anda.

Mengutarakan argumen dimedsos atau dimana saja sah-sah saja jika itu memang dianggap penting untuk disampaikan karena hak kebebasan berbicara tetap dijamin tetapi yang penting digaris bawahi jangan sampai keluar dari hakikat kesopanan, melanggar UU ITE dan kata-kata dengan membabi buta melemahkan orang lain, Terkadang maksud yang terkandung dari ucapan dan tindakan itu tujuannya baik tetapi dalam menafsirkan sebuah kalimat setiap orang bisa berbeda-beda.


Kecanggihan teknologi masa kini bisa menampilkan profil yang kamu muat di medsos dengan cepat terlihat kepenjuru dunia. Dalam hitungan detik akan terpapar didepan jutaan pasang mata. Jadi yang sebenarnya begitu pasang status, hidupmu sedang dipajang seperti sebuah spanduk dimedsos. Mesdos seperti Facebook, Whatshap, Line, Instgram, Lindkedlin dll dengan aktif akan memperkenalkan hidupmu dan siapa dirimu sesungguhnya. Apakah kamu seorang yang pamer, galau, pemarah, Pembenci, Pengutuk, suka menyakiti, suka menghakimi dll, Mesdos akan kirim perilaku yang kamu tulis di medsos untuk disiarkan keberbagai penjuru dan orang akan baca hidupmu dan perilakumu.


Tulisan medsos yang terinspirasi untuk berkarya

Tulisan ini terinspirasi dari kejadian beberapa waktu lalu ketika seorang teman mengirimkan screenshot ke Telegram saya. Screenshot itu bersumber dari sebuah WA yang dikirimkan orang entah pihak keberapa ke telegram teman tersebut lalu di teruskan kesaya



Barangkali orang yang menulis berpikir chat ini tidak mungkin sampai kesaya, ternyata medsos telah bekerjasama dengan saya sehingga begitu cepat menghantarkan screenshot itu kepada saya bahkan tanpa hitungan hari. Terkadang Medsos menjadi sahabat dan juga menjadi musuh kita tergantung bagaimana orang menggunakannya. Cussss kecepatannya yang luar biasa chat itupun sampai kepadaku dari orang yang tidak saya kenal dan tidak juga penting bagi saya. Chatnya unik karena pertama kali mendapat tulisan yang beginian namun tetap bisa menginspirasi saya. Sekalipun kata-katanya begitu, tetapi itu sebuah tulisan yang lugas meskipun ada huruf yang disembunyikan/disamarkan, Bagi saya yang sadar memiliki akal budi "kata-kata kotor tidaklah lebih penting dari hidup" saya pikir buat apa saya ladenin orang begituan, saya tidak kenal dia dan dia tidak kenal saya, kalau dia mau gila gak usah ajak-ajak saya gila saja sendiri. Beberapa dari teman berkata "dia(yang mengirim wa) itu sudah gila'. Memang bukan hanya kepada saya dia melampiaskan kemarahannya, tetapi kepada orang lain yang tidak memang tidak ada hubungannya ikut dilibatkan.

Bagi anda yang pernah mengalaminya dan nama anda dibawa-bawa, yang perlu kamu pikirkan adalah kenali diri dan karakter anda dengan baik. Saat anda mengenal komposisi yang ada dalam diri anda maka pengenalan itu akan membawa anda ke posisi dimana anda harus meletakkan perilakumu dan ketika anda tahu karaker atau perilaku anda maka anda akan keluar dari gejolak bathin. Karena ketika diperhadapkan dengan situasi seperti ini ada gejolak bathin yang muncul antara membalas atau mengamankan suasana. Ketika tidak menyadari siapa anda sesungguhnya anda akan bertindak untuk membalas, berkata kotor, berperilaku sama seperti si pembuat kejahatan tersebut, tetapi ketika sadar siapa anda dan apa yang anda bangun selama ini dalam diri anda maka tanpa pikir panjang lalu berkata "aku tidak akan berkata seperti dia", dia bukan level aku. aku tidak mungkin seperti dia sehingga aku tak perlu meladeni dia dengan mengikuti cara dia berbicara. Kalau anda tahu bahwa dia bukan level anda, saya yakin tidak mau beradu argumen dengan orang yang seperti itu cukup menaklukkan kegarangannya dengan beberapa kalimat yang membuat dia terdiam. Jarang orang ingin mengalah meski berada pada posisi yang salah. (EGO)






Kita harus selalu posistif thinking menilai orang meski terhadap orang semacam ini. Hatinya bergejolak karena tidak mendapatkan apa yang dia harapkan dari orang yang sudah ia gantungkan harapannya, akibatnya tidak tahu berpikir dalam membedakan mana kawan dan musuh sehingga harus mengkambing-hitamkan semua orang untuk mencapai keinginannya tetapi menggunakan cara-cara yang salah. Ia berusaha mendapatkan bantuan tetapi tidak dengan bahasa yang baik layaknya orang minta tolong. Kicauannya penuh caci maki sehingga orang lain pun tidak tertarik untuk membantu meski bisa membantu. 




Saat itu saya berusaha menenangkan suasana, saya terus mencoba jangan sampai ada kata-kata yang membuat dia tersinggung karena saya berharap kata-kata kotor itu tidak keluar lagi dan dia merasa nyaman dengan saya. Satu hal yang membuat tetap bisa menjaga perilaku adalah karena saya mengenal siapa diri saya dan apa tujuan saya. Karakter adalah modal utama  saya dalam menghadapi orang bahkan orang yang menghujat, berbicara tidak sopan bahkan bicara kotor kepada saya. Saya sudah cukup lama belajar mengenal orang, menakar perilaku orang, membangun diri bagaimana harus berkarakter karena dalam prinsip, saya tidak sama dengan orang lain baik yang ada dilingkungan saya, maupun pembaca setia bahkan orang dikeluarga saya. Saya membawa diri saya tentang apa yang kuketahui tentang saya dan apa yang sudah saya bangun dalam pribadi saya.

Banyak tertarik memasang topeng kepalsuan diseluruh tubuh untuk menunjukkan bahwa ia begini begitu. Tetapi bagaimanapun ia berusaha menutupi yang didalam dengan tampilan luar/ casing namanya bangkai walau dikubur dan ditutup sedemikian rupa tetapi baunya tetap busuk. Karakter yang anda punya tidak bisa dipalsukan, karakter adalah elemen yang selalu original. Menjaga penampilan luar itu penting, tetapi harus diseimbangkan antara tampilan luar dan dalam. Gambaran dirimu bukan hanya  terlihat dari luarmu yang dibalut dengan pakaian mewah, kosmetik mahal, gaya rambut yang glamour, itu semua hanya casing yang sementara. Dirimu yang sebenarnya bukan penampilan luarmu, tapi apa yang ada didalam hati dan pikiranmu yang merupakan kontrol dari hidupmu..


Bertemu chat dengan orang yang sedikit rada strees memang kadang menyenangkan. Saya berkesempatan mengaktualisasi perilaku lewat chat dan kesempatan itu tidak disia-siakan karena itu dapat memberi inspirasi bagi pembaca saat menghadapi sebuah masalah. Dibalik keadaan itu saya hanya ingin menunjukkan bahwa ada satu pribadi yang sesungguhnya disetiap perilaku. Meskipun ini merupakan sebuah masalah tetapi ada dampak yang saya rasakan saat itu begitu jelas dan hasilnya membuat saya sangat percaya diri. Tiga hari saya renungkan ironisnya perilaku orang itu, tapi its okelah sekali lagi saya katakan" saya berbeda dari dia" bereskan?

Sebenarnya saya bisa dan punya alasan untuk blokir dia dan tak perlu ladeni, sama seperti saran orang yang sudah terlebih dulu blokir dia. Alasan itu tidak saya pilih karena kita belajar menjadi orang yang jujur dan berempati terhadap sesama meski itu dalam keadaan kemarahan. Membantu orang meski tidak sepaham dengan kita mungkin karena disebabkan bahasa yang konyol yang disampaikan kepada kita tetapi disini kita harus punya prinsip, difungsikan sebagai apa kita kepada orang lain? Pilihan hidup kita yang tentukan meski berbeda dalam banyak hal terutama yang menyangkut perilaku dan karakter. Saya memilih membantu meskipun sebenarnya itu bukan urusan saya, karena sudah lintas yang berbeda. Saya manusia dan selayaknya berperilaku manusia meski yang saya hadapi berperilaku seperti binatang.


Ada satu kalimat yang tiba-tiba terlintas dipikiran saya; " Anjing yang dikasih makan sama tuannya, anjing itu ingat tuannya dan menjilat tangan tuannya". Seorang teman bilang " kamu minta tips"? saya katakan saya tidak harap apa-apa dari dia, saya hanya ingin dia bisa memahami komunikasi yang saya bangun seharian, tapi dari cara berbicara dan argumen konyol membuat kalimat itu muncul dengan tiba-tiba dan memang perilaku dan karakter yang dia miliki benar-benar nyungsep.

Ini satu dari sekian banyak perilaku yang menyampaikan kalimat konyol yang kita jumpai di kehidupan nyata dan di medsos yang membuat hati kadang geram. Baiklah kita memiliki Filter dan prinsip hidup yang benar sehingga tidak terjerumus dengan kata-kata dan kalimat konyol. Jadikan ini pelajaran saat berkunjung atau walking-walking dimedsos untuk selalu menjaga perilaku karena kita manusia baiklah kita juga memanusiakan manusia.



Tulisan Konyol Medsos Menginspirasi untuk berkarya Tulisan Konyol Medsos Menginspirasi untuk berkarya Reviewed by Risda Nababan on April 12, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.