Takut Menghadapi Saat Menjelang Masa Usia Tua? Kamu Perlu Tahu ini!


Banyak hal yang terjadi menjelang usia tua. Tubuh yang semakin renta tidak kuat menahan pengaruh dari luar. Mudah bermetamorfosa menjadi tubuh yang lemah dengan sendi-sendi yang mulai kaku dibalut kulit yang kering dan berkeriput. Fakta-fakta ini yang yang terjadi pada saat usia sudah tua dan renta dan wajib kamu tahu supaya nantinya kamu tidak terkejut setelah sampai kesana


Usia senja menunjukkan bahwa kamu sudah berada diwaktu senja pukul 16-18 sore.  Itu tandanya kamu sudah harus siap-siap untuk berberes untuk segera pulang karena sebentar lagi akan malam.  Sebelum itu terjadi perhatikan perubahan dalam dirimu terutama tubuhmu dalam memberikan reaksi. Beberapa fakta yang sering terjadi pada usia senja yang harus kamu tahu supaya kamu dapat mempersiapkan diri sebelum usia senja itu.



1. Kamu bakal disaranin dokter mengurangi makanan yang enak-enak yang bisa merusak jarigan pada tubuhmu dan bahkan dianjurkan makan makanan yang tidak ada rasa.



Usia tua sangat rentan terserang berbagai penyakit. Ditambah lagi oleh akibat pola hidup yang tidak sehat selama masih muda. Usia tua, kondisi organ--organ tubuh sudah mengalami penurunan fungsinya karena sudah mulai rapuh bahkan mengalami kerusakan. Konsumsi makanan sehat tentu sangat disarankan terutama memiliki riwayat penyakit tertentu. Dan kemungkinan ada dalam pengawasan ketat.


Porsi makanan sudah harus benar-benar diperhatikan dari biasanya dan makanan tertentu harus dihindari untuk mendapatkan tubuh yang stabil dan fit. Pengurangan makanan berlemak dan yang mengandung gula bahkan diatur takarannya..



2. Kamu bakal sering-sering berwisata  kerumah orang sakit. Mungkin sekalian kunjungan teman sejawat.




Tidak ada yang menginginkan untuk bolak-balik berkunjung kerumah sakit dan bertemu dengan dokter-dokter disana.  Sebisanya jangan sampai booking kamarlah, rasanya gimana gitu. Orang yang kepingin kesana biarlah orang yang akan turun mesin. Karena mereka adalah orang-orang yang menanti  kabar bahagia, seperti dapat cucu yang menggemaskan. Diluar itu sangat sedih rasanya buat masuk rumah sakit dan menunggu hasil dari diagnosa dokter. Deg-degan rasanya.




3. Kamu akan betah berlama-lama di atas tempat tidur sambil ditemani cucu, anak perempuan dan pembantu. Bila dapat menantu yang baik, mungkin sama menantu.




Saat itulah kamu merindukan anak-anak mu berada disampingmu untuk merawat mu. Kamu merindukan anak-cucu menanyakan kabar dan kondisi mu saat ini. Kalau bisa dan memungkinkan pulang untuk menjenguk saat terbaring lemah diatas tempat tidur. Setidaknya bisa membantu disaat sedang dibutuhkan.


Kehadiran anak ditengah kamu saat kamu sedang berbaring ditempat tidur yang tidak dapat berbuat apa-apa, anak atau paling tidak cuculah yang menemani dan itu sangat berarti bagi kamu..


4. Kamu yang biasa berkunjung kerumah kerabatmu, kali ini kerabatmu juga akan sering mengunjungimu. Rindu kumpul bersama saling bercengkerama mengingat masa lalu.


Apa yang kamu lakukan selama masih gagah dimasa muda, kali ini seiring usiamu semakin berkurang, sebagian besar kebiasaanmu akan berubah. Dulu, disaat semuanya baik-baik saja kamu bebas menentukan pilihan kemana kamu akan pergi menghabiskan waktumu. Kali ini disaat usia sudah senja, kamu mulai mengurangi aktivitasmu termasuk jadwal kunjungan kerumah kerabat, teman dan tetangga.


Saat kamu tidak lagi cukup kuat untuk melakukan kegiatanmu, yang kamu harus lakukan adalah terima tamu-tamu yang biasa kamu kunjungi. Sekarang giliran kamu yang akan dikunjungi konco lamamu.


5.  Rasa kesepian akan sering menghampiri setelah sekian lama keramaian mengiringimu.





Disaat anak-anak masih kecil, 🏠 rumah ramai dipenuhi dengan suara riuh. Setelah mereka sudah besar, satu persatu mulai meninggalkanmu dan setelah dewasa dan sudah menikah saat itu pula situasi rumah berubah menjadi sepi.


Namun bila anak-anakmu masih tinggal serumah dengan kamu, tetap akan bisa menikmati keramaian itu.. Sayangnya hal itu tidak bisa selalu terjadi. Kemungkinan anak-anakmu akan memilih hidup terpisah dengan kamu'dan tinggal bersama keluarga barunya. Dan kamu sebagai orang tua harus mengikhlaskan itu terjadi. Setelah anak menikah, mereka bebas menentukan pilihannya termasuk pindah rumah.




6. Uang direkeningmu tidak seperti dulu mengalir deras. Perlahan-lahan mulai berkurang karena sesuai kondisi tubuh yang melemah.




Mengalami deflasi atau defisit keuangan itu hal yang terjadi seiring usai semakin tua. Kamu tidak segreget dulu lagi mencari uang. Kondisi tubuh sudah melemah tidak kuat lagi menanggung beban kerja berat. Belum lagi beberapa fungsi organ tubuh tidak berfungsi lagi dengan normal.


Mata yang mulai rabun, telinga yang tidak jelas lagi untuk mendengar dan daya ingat yang semakin menurun tentu sangat mengurangi performa untuk mencari nafkah seperti sediakala. Untuk mendapatkan penghasilan sudah sangat terbatas. Kamu harus pintar berhemat apalagi kamu bukan PNS yang memiliki dana persiun dari negara. Syukur-syukur kalau punya anak yang berpenghasilan mapan, setidaknya bisa sedikit membantu menopang biaya sehari-hari.



7. Terpaksa kamu harus tinggal dipanti jompo karena anakmu sibuk dengan pekerjaan dan keluarganya.




Terkadang miris mendengar orang tua saat dimasa tua yang harusnya saatnya menikmati sisa hidupnya malah disuguhkan penderitaan. Pengorbanan mereka seperti uap yang tidak ada upah apa-apa. Entahlah, susah untuk dijelaskan.


Kenyataannya, diantara orang tua yang bernasib malang itu, bukannya anak mereka tidak mampu membiayai hidup mereka, bahkan sebetulnya berlebih. Kadang mereka memikirkan hal yang lain sebagai pertimbangan dibalik alasan mengapa mereka harus menitipkan orang tuanya dipanti.


Sebagai orang tua yang sudah berkorban habis-habisan, mengantarkan anaknya sampai kepintu gerbang kesuksesan, tanpa menoleh kebelakang, tapi anak yang tidak tahu berterima kasih itu malah memboyong orang tuanya menuju pintu penderitaan. Kamu tahu bagaimana rasanya perasaan mereka setelah tua dan tidak berdaya harus menerima nasib malang itu dari anak yang mereka lahirkan dan besarkan dengan kasih sayang.



.
8. Kamu akan sering meminta uang pada anakmu demi memenuhi kebutuhanmu. Dan kamu harus lapang dada bila permintaan kamu tidak terpenuhi.



Rasanya pilu saat menuliskan ini diblog ini. Itulah yang terjadi pada  kamu orang tua, setelah kamu sudah menjadi tua. Kamu sering mengemis kepada anakmu untuk meminta sedikit uangnya. Beruntung jika dengan segera bisa menyanggupi permintaanmu. Bagaimana dengan anak yang kamu mintai tetapi tidak mampu memberikan atau mampu tetapi memilih menutup mata. 


Diusia tua dimana saatnya beristirahat dan menikmati hidup karena kamu telah menyelesaikan tanggung jawabmu, tetapi kamu tidak mendapatkannya. Kamu masih terus berjuang dengan tenaga yang tersisa demi mengisi perut yang kosong.

Semoga yang masih muda, kelak sudah menjadi tua dan renta mendapat kemudahan dan kebahagiaan. Sampai mereka dalam usia keemasannya mendapat kemuliaan.

Note: Tidak semua orang tua mengalami penderitaan ditelantarkan anak, karena banyak anak yang masih hormat dan berbakti pada orang tuanya sampai orang tua yang mereka kasihi menutup mata.

Takut Menghadapi Saat Menjelang Masa Usia Tua? Kamu Perlu Tahu ini! Takut Menghadapi Saat Menjelang Masa Usia Tua? Kamu Perlu Tahu ini! Reviewed by Risda Nababan on November 08, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.