Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Tokoh Inspiratif Indonesia Berasal Dari Suku Batak Marga Nababan

Tokoh Inspiratif Indonesia dari suku Batak marga Nababan

Apakah anda pernah berpikir jika suatu saat anda akan jadi seorang tokoh inspiratif terkenal Di Indonesia bahkan Dunia? Ikon dari sebuah inspirasi Bagi peradaban dan kesuksesan? Dalam artikel kali ini saya akan mengangkat beberapa tokoh inspirasi Indonesia yang terkenal yang berasal dari suku Batak Marga Nababan. Diantara orang-orang tersebut sudah familiar dan tidak lagi asing ditelinga atau mungkin juga belum pernah tahu sama sekali?


Ada beberapa kriteria yang saya anggap paling disebut sebagai Inspiratif dan atas dasar rekam jejak pencapaian mereka, yang membuatnya layak disebut sebagai tokoh inspiratif Indonesia dari suku Batak dan Marga Nababan. Dan mereka, dengan melihat dari beberapa aspek penting dalam hidup mereka dengan memberikan contoh baik dan itu mengapa mereka layak disebut sebagai inspirator.

Tentu kesemuanya tidak lepas dari kerja keras, kerja pintar, kerja cerdas yang berangkat dari keuletan dan ketekunan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab hidup sehingga membuat mereka memang pantas disebut sebagai tokoh Inspiratif.


Memang tidak mudah menentukan kriteria inspirator karena harus merujuk kepada banyak pandangan dan pertimbangan pencapaian. Siapapun diantara pembaca yang sudah menelurkan karya atau memberikan inspirasi bagi orang lain dan bangsa, walau dalam berbagai cara pandang, tentu akan saya angkat supaya pembaca bisa belajar dari mereka melalui cara pandang baik menentukan sikap dan mengerjakan perjuangan hidup. Inilah mereka tokoh inspiratif Indonesia yang berasal dari Suku Batak Marga Nababan:




Dr. Soritua Albert Ernst Nababan.
Dr. SAE Nababan

Tokoh sekaligus kisah inspiratif Indonesia bahkan dunia, yang pernah menjabat sebagai Ephorus HKBP sejak tahun 1987 - 1998, ialah merupakan jabatan tertinggi dari Gereja aliran Lutheran dari Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) ini. Tokoh yang sangat disegani dan banyak dijadikan sebagai idola karena sederet prestasi dan penghargaan yang pernah diraih baik sejak masih muda bahkan sampai sudah tua.


Apabila di runut dari sejumlah pencapaian : pendidikan sampai karir, ia sangat layak disebut sebagai tokoh inspiratif Indonesia, baik dalam hal kebangsaan, agama, budaya dan masyarakat. Dengan melihat dari sepak terjangnya dalam pendidikan, karir, tindak - tanduk dalam keorganisasian, ia menorehkan banyak prestasi dan prestise.

Semua jabatan yang pernah dijabat oleh Dr. SAE Nababan, pria kelahiran Sipariama Siborong-borong 24 Mei 1944 ini, menjadi tolak ukur bahwa ketokohannya menjadi inspirasi panutan banyak orang. Maka inilah perjalanan karir yang membesarkan namanya dan menjadikan beliau tokoh inspiratif atas prestasi dan pencapaiannya baik di Indonesia maupun dunia:

° Pada tahun 1956 Soritua menempuh pendidikan sekolah Tinggi Teologi  Jakarta dengan gelar Sarjana Theologi.

° Pada tahun 1963 berhasil meraih gelar Doktor Theologi setelah berhasil mendapatkan beasiswa dari sekolah Tinggi Teologi, ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Heldelberg dan lulus dengan gelar Doktor Theologi.

° Pada tahun 1987 - 1998i, ia menjabat sebagai Ephorus Gereja Huria Batak Protestan (HKBP). Pada masa kepemimpinannya, terjadi dualisme kepemimpinan di tubuh HKBP pada tahun 1992 -1998 yang melahirkan istilah istilah monjo.

° Pada tahun 1967 - 1984 menjabat sebagai sekretaris umum dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia

° Pada tahun 1984 - 1987 Menjabat sebagai Ketua Umum lembaga Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia.
Beliau juga banyak terlibat dalam organisasi gereja di tingkat dunia

• Pada tahun 1963 - 1967 Menjabat sebagai Sekretaris Pemuda Dewan Gereja-gereja Asia (CCA)

• Pada tahun 1990- 1995 Menjabat  sebagai Presiden Pemuda Dewan Gereja-gereja Asia ( CCA)

• Pada tahun 1983 - 1998 Wakil Ketua dari Komite Sentral Dewan Gereja-gereja se-Dunia (CCW).

• Wakil Presiden Federasi Lutheran se-Dunia

• Pada tahun 2006 terpilih menjadi salah satu presiden dari lembaga Persekutuan Gereja-gereja se-Dunia yang beranggotakan Gereja-gereja Protestan dan Ortodoks.


Selain itu....

• Dr. S.A E Nababan disebut sebagai gerakan okumemis diberbagai tingkatan, di Indonesia, Asia dan di tingkat global.

• Ia juga pernah mendapat penghargaan bergengsi dari St. Mesrop Mashtots  yang dibentuk oleh gereja Katolik Cilicia dari Armenia untuk menghormati pemuka gereja dan masyarakat sebagai kontribusi selama hidup mereka.


Sekretaris Jenderal CCA Dr. Matthews George Chunakara yang juga hadir dalam acara itu menyatakan kebahagiaan kepada Dr. SAE Nababan dan menyampaikan harapan terbaiknya atas nama keluarga ekumenis Asia. Kerena Dr. SAE Nababan merupakan sebuah bukti nyata dari pengartikulasian identitas oikoumenis Asia dan kontribusi Asia terhadap gerakan okumemis Global selama beberapa dekade.





James Parulian Putra Nababan 
Anggota DPR-RI Putra Nababan

Biasa dipanggil Putra Nababan, siapa yang tidak kenal dengan Nama Putra Nababan? Kalau ada yang bilang tidak kenal dengan Putra Nababan, itu sudah sangat terlalu! Ia sudah lama melanglang buana di dunia pertelevisian Nasional. Sebagai seorang wartawan senior di sebuah televisi swasta Nasional, dan juga pernah menjabat sebagai Pemimpin redaksi di Metro TV selama 4 tahun (tahun 2012 -2016).

Sebelum menjabat sebagai Pimpinan Redaksi di Metro TV, ia juga adalah mantan penyiar berita dalam program berita Seputar Indonesia RCTI. Dalam karirnya sebagai presenter ia beberapa kali mendapat kesempatan menerima penghargaan bergengsi. Beberapa deretan penghargaan yang juga berperan besar membesarkan namanya dan menjadi alasan memilih beliau menjadi kisah inspiratif selanjutnya. Inilah penghargaan yang ia raih selama karirnya dipertelevisian Nasional:

• Pada tahun 2009, Ia dinobatkan sebagai peraih penghargaan Panasonic award untuk presenter berita terbaik.

• Pada tahun 2010, Kemudian ia berhasil meraih penghargaan Panasonic Gobel award sebagai presenter berita terbaik.

• Pada tahun 2011 ia kembali meraih penghargaan yang sama Panasonic award untuk presenter berita terbaik.

• Pada tahun 2012 kembali dinobatkan sebagai peraih penghargaan Panasonic Gobel award sebagai presenter berita terbaik.

Selama menjadi presenter ia menunjukkan dedikasi yang baik sehingga setiap tahunnya ia dianugerahi penghargaan-penghargaan sampai suatu waktu ia dipercaya sebagai pemimpin redaksi di Metro TV.

Tidak lama setelah vacum dari dunia pertelevisian, Pria kelahiran Jakarta 28 Juli 1974 ini, mulai merintis karir baru mengikuti jejak orang tuanya, Panda Nababan dan ia memilih terjun masuk dalam dunia perpolitikan. Beberapa terobosan yang dilakukan setelah memutuskan diri keluar dari pertelevisian ialah masuk dunia politik sebagai babak baru dalam karirnya. Pada tahun 2019 ia resmi jadi seorang politikus dari Partai Demokrasi Indonesia - Perjuangan (PDI-P). Bakat yang dimilikinya sepertinya memang diturunkan ke Putranya, Putra Nababan. Ia adalah seorang anak wartawan Indonesia dan juga politikus dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI-P) yang juga tidak asing ditelinga kita, Panda Nababan


Di tahun inilah (2019 - 2024) atas anugerah Tuhan, dalam kontestasi pemilihan umum Nasional, ia berhasil melanggeng ke Senayan sebagai anggota DPR-RI dari Fraksi PDIP.

Selain sosok yang tampan, ia juga adalah sosok yang humanis. Sehingga ia berhak dan layak menyandang predikat sebagai tokoh inspiratif dari Marga Nababan yang menginspirasi atas karya-karya yang di torehkan baik dalam masa ia menjabat sebagai presenter maupun setelah ia menjadi seorang politikus. Semoga selalu jadi politikus yang sejati.




Drs. Nikson Nababan.
Drs. Nikson Nababan Bupati Tapanuli Utara

Meskipun namanya belum melejit seperti tokoh pendahulunya diatas, namun sebagai seorang kepala daerah, ia cukup baik dalam menjalankan pemerintahan yang sedang dipangkunya. Ia adalah sosok yang rendah hati dan akuntabel.


Dengan memilih terjun kedunia pemerintahan atas kepercayaan masyarakat untuk mendudukkannya melalui pemilihan umum sebagai Bupati Tapanuli Utara, mungkin ia sedang meraih mimpinya untuk membangun daerahnya, sehingga ia telah membawa dirinya kepada kontribusi besar untuk melaksanakan sebagian besar mimpinya membangun tanah kelahirannya tersebut demi memperbaiki kondisi ekonomi strategis di daerahnya.


Lahir di Siborong-borong tanggal 05 Oktober 1972. Sebagai Putra daerah, yang dilahirkan di Siborong-borong, adalah sebuah kehormatan untuk bisa membuat pembangunan disana.

Siborong-borong adalah sebuah kecamatan yang berjarak 257 KM dari ibukota provinsi Sumatera Utara, Medan. Beberapa dekade menantikan tangan dingin dari putranya untuk membangun daerah tersebut kepada pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, sektor riil dan sektor non riil.


Sudah sangat lama wilayah kecamatan Siborong-borong dan daerah Tapanuli utara umumnya seperti daerah yang di anak tirikan. Harapan masyarakat akan pemimpin baru yang akan membawa perubahan dari hulu ke hilir sedikit banyak telah dirasakan oleh masyarakat. Sebab buah yang seperti ini yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat dari kepala daerahnya. Menjangkau daerah-daerah terpencil, terisolir dan pelosok yang tidak pernah di jamah oleh kepala daerah sebelumnya. Dengan membuka jalan setapak saja ke daerah nun jauh disana sudah memberikan harapan baru yang tiada tandingannya. Masyarakat butuh akses untuk membangun ekonomi.


Dengan terpilihnya sebagai Bupati Tapanuli Utara, Drs. Nikson Nababan, ini membuka secercah harapan yang sudah lama mati suri. Berhasil membangun komunikasi dua arah membuat masyarakat sadar bahwa mereka punya kepala daerah, punya pemimpin, ialah Nikson Nababan,  bupati Tapanuli Utara sejak periode 2014 - 2024.


Terpilih dalam 2 periode, suatu pembuktian bahwa ia mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk tetap memimpin Tapanuli Utara sehingga beliau terpilih lagi.


Lebih lanjut kalau melihat prestasi yang ditorehkan, kesuksesan bukan hanya ketika mendapat kepercayaan menjabat sebagai kepala daerah selama 2 periode. Namun prestasi lainnya yang membuat Drs. Nikson disebut sebagai tokoh, inspirator dan sekaligus mediator adalah, ia tidak gamang terhadap kegiatan didaerahnya yang notabene adalah petani dan peternak. Ia berhasil membangun narasi di masyarakat yang meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Ia adalah akses masyarakat ke pemerintah pusat, dengan sejuta keluhan semoga Nikson menjadi mediator yang bisa menjawab kegaduhan hati masyarakatnya.


Berikut adalah deretan prestasi yang membuat Nikson masuk dalam daftar tokoh dan inspiratif Indonesia dari suku Batak marga Nababan yang bisa dijadikan teladan dan inspirasi atas pencapaiannya selama ini:

® Bupati Tapanuli Utara tahun 2014 - 2024

® Pernah bekerja sebagai wartawan Harian Media Indonesia

® Pimpinan majalah Bona ni Pinasa Jakarta

® Pendiri Tabloid Sumut News - Jakarta.

® Direktur Utama PT. Hasbin Inti Karya - Jakarta

® Dan sejumlah organisasi-organisasi penting lainnya.


Di samping sebagai pelaksana Kerja di pemerintahan, seringkali Nikson menerjunkan diri untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dimasyarakat serta mengunjungi kegiatan-kegiatan vital dimasyarakat. Perannya dalam membangun ekonomi ditunjukkan lewat kegiatan-kegiatan seperti di bawah ini:

Penanaman 1000 pohon aren di desa Lumban Ina-ina kecamatan Pagaran, diatas lahan 3,5 hektar untuk memberikan nilai ekonomis yang tinggi dan untuk menggugah masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur demi mendukung ketahanan pangan.



Memantau langsung kondisi pasar ketika mendengar keluhan harga bahan pokok, khususnya harga-harga sayur yang turun sehingga tentu saja tidak menguntungkan para petani. Nikson berusaha sebaik mungkin untuk membantu petani, supaya petani tetap bekerja untuk mempertahankan ketahanan pangan petani.



Kepedulian terhadap masyarakat dengan ikut serta membantu panen dan menabur benih ikan desa Dolok Sanggul 






Jamsaton Nababan.
Jamsaton Nababan, Direktur Utama PT. Pertamina EP Cepu ( gambar: Dokumentasi Pertamina)

Baru-baru ini nama Jamsaton Nababan mulai dikenal orang banyak dan menjadi tokoh dalam kisah inspiratif Indonesia setelah namanya masuk surat kabar dan berita Online Nasional.
Siapakah dia?
Ada yang belum kenal?

Jamsaton Nababan awalnya adalah  Deputi Field Facilities project manager PT. Pertamina
EP Cepu (PEPC), sebuah anak perusahaan Pertamina. Kemudian diangkat menjadi presiden direktur PT. Pertamina EP Cepu menggantikan Adriansyah yang sudah memasuki masa pensiun.


Pria kelahiran Siborong-borong tahun 1962 ini, sontak mengejutkan masyarakat atas prestasi yang ia raih sejak menjabat sebagai direktur utama PT Pertamina EP Cepu.

Kehadirannya sebagai direktur utama memberikan angin segar bagi Pertamina dan juga Bangsa Indonesia. Ia membuat Pertamina mengalami kemajuan dan setelah memberikan nama harum bagi Indonesia karena telah mendapatkan penghargaan internasional bergengsi dari Project Financing Internasional (PFI) pada ajang PFI award 2019 yang diselenggarakan di London, Inggris.

Keberhasilannya dalam ajang ini membuka satu fakta baru bahwa PEPC yang sedang dibawahinya berhasil mendapatkan projects financing dalam proyek pengembangan Gas lapangan unitisasi Jambaran - Tiung Biru.

Lampaui Rp. 12 Triliun, Pertamina EP Cepu bukukan laba tertinggi sepanjang sejarah.

Proyek Jambaran - Tiung Biru merupakan lapangan unitisasi antara lapangan Jambaran yang masuk wilayah kerja Blok Cepu yang masuk wilayah Pertamina EP. Awalnya adalah proyek mati suri yang ditinggal pergi oleh Exxonmobil. Proyek ini terletak di kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.


Ditangan Jamsaton Nababan, Proyek pemerintah ini menjadi proyek yang menguntungkan sehingga proyek ini ditetapkan oleh pemerintah sebagai salah satu proyek strategis Nasional dan penyumbang pajak migas tahun 2018 terbesar.


Anak Perusahaan PT. Pertamina (Persero) ini mencatatkan Laba bersih sebesar US$ 842, 4 juta atau lebih dari Rp. 12 Triliun dari total revenue US$ 1.779 juta di tahun 2018. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 27 % dibandingkan laba bersih di Tahun 2017 sebesar US$ 662,2 juta. (Sumber : IndonesiaDev)


Proyek Gas Jambaran - Tiung Biru (JTB) berhasil selesaikan pemasangan Pipa Produksi 

Satu lagi langkah positif dari proyek gas Jambaran - Tiung Biru (JTB) yang berhasil menyelesaikan tahapan  completion di kegiatan pengeboran wellpad Jambaran East yang dilaksanakan pada 06 April - 25 Mei 2020 (sumber : Energi Jatim)


Direktur Utama PEPC, Jamsaton Nababan mengatakan; Progres konstruksi Gas Processing Facilities(GPF) telah melampaui target progres di angka 25% atau lebih cepat 1% dari target 24% di Q2 2019.



Sumur-sumur yang telah diselesaikan dan siap untuk dilakukan perforasi atau pelubangan zona produksi meliputi 4 sumur di wellpad Jambaran East, yaitu JAM-3, JAM - 4ST, JAM - 5ST, dan JAM - 8 (sumber: blok Bojonegoro)





Derman Parlungguan Nababan
Derman Parlungguan Nababan

Lahir di Lumbantobing, Siborong-borong yang dikenal desa Lumban tonga-tonga pada 25 Maret 1971. Anak ke-2 dari 7 bersaudara dari pasangan Tumpak Nababan dan boru Sidabutar.

Dikutip dari website milik pribadinya dermanpnababan.com, Derman Nababan dibesarkan dalam keluarga miskin. Orang tua yang hanya lulusan sekolah rakyat (SR) jadi alasan yang mendasari sulitnya perekonomian kala itu.

Kesulitan ekonomi tersebut dituliskannya dalam catatan hidupnya. Waktu masih balita orang tua Derman pindah ke Sibolga untuk mengadu nasib. Ayahnya yang hanya lulusan sekolah rakyat, hanya bekerja sebagai tukang Becak dan ibunya sebagai penjemur ikan teri di pantai Sibolga. Dari situlah mereka makan dan memenuhi kebutuhan hidup. Berharap setelah pindah, dapat mengubah kehidupan lebih baik.


Selama di Sibolga pun ternyata tidak juga memperbaiki ekonomi. Tetap keadaan ekonomi dan keuangan tidak juga membaik. Dan akhirnya memilih kembali pulang ke kampung halaman. Setiap bulan Februari, ayah Derman pergi ke Leidong bekerja sebagai upahan menyabit padi orang. Bila masa panen telah usai, ayah Derman juga menerima upahan sebagai penggergaji papan. Sedangkan ibunya selain bertani, juga pembuat tapai singkong untuk dijual ke pasar Siborong-borong. Itulah segelumit kisah kehidupan keluarga Derman Nababan.



Dari cleaning service menjadi ketua di Pengadilan Negeri.


Derman P Nababan Wakil ketua pengadilan negeri Subang

Setelah lulus SMA, Derman, atas usulan / dorongan orang tuanya untuk mengikuti tes UMPTN di Padang. Namun, pada saat pengumuman ia dinyatakan tidak lulus. Lalu atas dorongan orang tua, ia kembali mengikuti test seleksi Tantama, lagi-lagi disini pun tetap gagal.

Pada Desember 1992, ada penerimaan CPNS golongan I/B, yang diperuntukkan sebagai tenaga satuan pengamanan ( satpam) di jajaran departemen kehakiman Sumatera Utara. Dengan harapan yang tersisa ia kembali mengikuti test, dan ternyata nomor ujiannya dinyatakan lulus.

Sebagai CPNS golongan I/B ia hanya di gaji Rp. 52.000. Pekerjaan sehari-harinya juga lumayan berat. Bekerja sebagai Jaga malam merangkap cleaning service.

Dalam iman, Derman ingin menjadikan dirinya kepala  (entah kepala apa yang penting jadi kepala 😊) lalu ia memutuskan untuk melanjutkan kuliah dengan mengambil jurusan hukum.

Setelah wisuda sarjana hukum, ia kembali mengikuti test untuk penerimaan calon hakim dari pengadilan tinggi Banda Aceh. Ketika pengumuman April 1999, bahwa namanya dinyatakan lulus sebagai calon hakim.


Setelah mengikuti Diklat selama 6 bulan maka ia di tempatkan jadi:
Calon Hakim di PN Tebing Tinggi Deli. Dan Selamat buat Derman Nababan atas percapaiannya menjadi yang terbaik, dalam waktu yang cepat Derman mengalami percepatan kenaikan jabatan: 👇

• Bulan Januari 2002 dilantik menjadi Hakim di PN Padang Sidimpuan.

• Bulan April 2007 dipindah tugas ke PN Tarutung.

• Bulan Juli 2010 dipindah tugas ke PN Jepara.

• Bulan Juli 2012 dipindah tugas ke PN Lubuk Pakam.

• Bulan Agustus 2015 menjadi Wakil Ketua di Pengadilan Negeri Balige.

• Tanggal 25 Nopember 2016 dilantik menjadi Ketua Pengadilan Negeri Muara Bulian di Propinsi Jambi.

•  sekarang menjadi Wakil ketua Pengadilan Negeri Subang.


Derman Nababan adalah pribadi yang berpendirian teguh dan memberi semangat inspirasi pada orang di sekitarnya. Kata-kata penutup yang selalu Ia perkatakan adalah "tetap semangat dan antusias" menunjukkan bahwa ia adalah orang yang bersemangat dan selalu antusias dalam menyongsong hari esok untuk menjadi kepala dan bukan jadi ekor.


Ditempah dari kehidupan keluarga yang sulit, membuat dirinya menjadi orang yang gigih berjuang, bersemangat dalam melakukan segala pekerjaan. Dalam kesunyian dia berusaha memnbangun bangunan yang kokoh dalam dirinya seperti Burung Rajawali. Ia meninggalkan cleaning service nya menyongsong ketua pengadilan negeri.

Saat ini, Derman Nababan menjabat sebagai Wakil ketua Pengadilan Negeri Subang. Jabatan sebagai wakil ketua bukan dengan begitu saja ia raih, setelah melalui banyak kesulitan hidup dan perjuangan sampai batas, ia mengalahkan kegagalan dan menang atas kegagalan tersebut asal penuh semangat dan antusias sebagai landasan pacu meraih cita-cita.  Ia mengalami jatuh bangun sampai akhirnya ia bisa berdiri saat ini sebagai wakil ketua pengadilan negeri.

Terbanglah Rajawaliku, buku yang menginspirasi dari cleaning servis jadi ketua pengadilan negeri

Kisah hidupnya diawali sebagai cleaning service di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan pada 01 Maret 1993, Pria yang bernama lengkap Derman Parlungguan Nababan ini menjadi tokoh inspiratif Indonesia dari suku Batak bermarga Nababan berikutnya.

Kisah inspiratif ini telah ia tulis dalam sebuah buku yang berjudul : Terbanglah Rajawaliku, Kisah Inspiratif  Derman P. Nababan dari Cleaning service menjadi Pimpinan Pengadilan". Buku tersebut sudah di Launching bulan Juni 2020

Dari penuturan Derman sendiri, yang juga ditulis dalam laman Facebook-nya "Derman P Nababan, dengan memberikan judul "Terbanglah Rajawaliku" merupakan sebuah Pernyataan iman, harapan dan doa.


Sebuah perjalanan yang tidak mudah bagi siapapun yang mengalami kehidupan sebagai anak kampung miskin yang harus bekerja sebagai cleaning service hingga bisa memimpin sidang dalam pengadilan, ini adalah sebuah keajaiban.


Derman Nababan telah melalui proses panjang dan juga pahit, seringkali jatuh tetapi bangkit lagi layaknya anak burung Rajawali yang belajar terbang meski prosesnya sulit dan menemui masa-masa sukar. Tetapi melalui masa sulit dan masa sukar ini, memacu adrenalin untuk terus bangkit dan berjuang untuk sebuah kesuksesan. Atas dasar inilah Derman membuat judul bukunya "Terbanglah Rajawaliku" sebab seperti seekor burung Rajawali yang terbang diatas Badai, tetapi harapan, iman dan doa tidak akan pernah sia-sia jika dikejar dengan sebuah kerja keras dan ketekunan.


Sebagai manusia, tugasnya adalah berharap, berdoa, beriman dan disertai dengan kerja cerdas.

Post a Comment for "5 Tokoh Inspiratif Indonesia Berasal Dari Suku Batak Marga Nababan "